Selasa, 20 Desember 2011

Kali Lemon, Kwatisore, TN Teluk Cendrawasih


Selama 4 hari berada di Kali Lemon Resort, Taman Nasional Teluk Cendrawasih, banyak sekali pengalaman yang kami dapatkan dan di sini juga perjumpaan kami dengan Hiu Paus “ Hiniota Nibre “. Perjalanan kami dari Nabire menuju Kali Lemon ditempuh menggunakan speedboat selama 1 jam bila keadaan laut tenang seperti kolam renang kata Mas Rudy namun jika bergelombang waktu yang dibutuhkan sekitar 2 jam mungkin bisa lebih.
Sesampainya di Kali Lemon Resort, yang kami rasakan adalah nuansa natural dan sangat tenang. Sebab di sekitar Kali Lemon terdapat bukit-bukit, pepohonan dan letaknya di bibir pantai. Dua rumah panggung berjejer rapi menghadap arah barat laut menuju pantai, bisa sebagai pos pengamatan jika ada kapal yang masuk menuju TN Teluk Cendrawasih dan Kali Lemon juga dipersiapkan untuk pengamatan agar tidak sembarang orang bisa masuk seenaknya menuju TN Teluk Cendrawasih.
Salah satu rumah panggung terdapat selasar terbuka yang sering digunakan untuk bakudapa. Selama 4 hari di sana, bagi yang laki-laki tidurnya di selasar dengan kasur atau sleeping bag. Setiap malam, sambil minum kopi atau teh bahkan bermain kartu untuk mengakhiri hari selalu di selasar.
Banyak cerita yang kami dapatkan, bahkan Bang Donny sering melakukan trik sulap untuk menghibur. Warga Kwatisore kadang berkunjung ke Kali Lemon, dan kami berkenalan dengan Bapak Kepala Desa Kwatisore bahkan dengan Bapak Kepala Distrik.
Sedangkan rumah panggung yang lainnya lebih kecil dan tersedia toilet dengan air yang bersumber dari bukit di baliknya. Di depan rumah panggung tersedia tempat duduk yang terbuat dari bongkahan kayu, sangat enak untuk bersantai sambil menikmati deburan ombak dan matahari terbenam setiap sore.
Jika malam akan menjelang dari kejauhan, bagan-bagan mulai menunjukan aktifitasnya dengan menghidupkan lampu-lampu yang bertanda akan dimulainya memancing ikan.
Bila kita ingin bersnorkeling atau sekedar berenang, pantai di depan Kali Lemon banyak sekali terumbu karang yang masih apik, saya sendiri mencobanya saat diajak Mas Rudy Bengong dan benar sekali terumbu karangnya masih bagus ketika tim Dunia Air serta Pak Muis mengambil gambar saat malam.
Kali Lemon sendiri masih dalam tahap pembangunan, jadi belum 100 % masih bertahap. Kita tunggu saja, agar Kali Lemon bermanfaat bagi warga Kwatisore dan Konservasi Whale Shark.

2 komentar:

  1. menarik sekali kalau bisa kesana n bertemu hiu paus..
    berapa biaya menginap di kali lemon?
    apa disana tersedia fasilitas alat diving juga?
    adakah nomor kontak kali lemon yang bisa dihubungi?

    Trims

    BalasHapus
  2. Terima Kasih...
    Untuk biaya kesana bisa menelepon
    +6281392117215 (Rudy)
    Tersedia alat diving asal sudah memiliki sertifikasi selam....

    Salam

    BalasHapus